Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

INDONESIA MENUJU TAHUN 2022 AKAN LEBIH BAIK DAN SEHAT DI BIDAN EKONOMI DAN BISNIS

  milik BUMN di berbagai sektor. Jubir INA Masyita crytalin, angkat bicara tentang sembilan sektor focus oleh SWT yang akan di investasikan di tahun depan dan yang baru di investasikan di tahun ini adalah bidang infrastuktur, dan rencana SWT ini akan membuka mintar investor di masa mendatang. "Tahun depan akan banyak sekali minaat  [investasi]," kata Masyita di Jakarta, Jumat (19/11/2021).   Di katakan investasi INA akan melebarkan sayapnya di bidang telekomunikasi, kesehatan,energi baru, ( renewable energy )juga fosil kawasan industridan infrakstuktur digital. Selain itu  sektor pertanian dan perkebunan. juga sektor infrastruktur di bidang jalan tol, pelabuhan, dan bandara.  sampai  saat ini sudah terdapat komitmen investasi senilai US$ 11,25 miliar atau kisaran Rp 159,75 triliun (asumsi kurs Rp 14.200) yang diterima INA untuk diinvestasikan ke jalan tol dan pelabuhan di delulur indonesia. Dan juga US$ 7,5 miliar lainnya merupakan komitmen investasi...

3.TIPS SEDERHANA YANG DAPAT MERUBAH MU MENJADI ORANG SUKSES dari, nol

Gambar
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meminta tambahan anggaran sebesar Rp600 miliar untuk tahun anggaran 2022. Adapun, pagu anggaran TA 2022 yang sudah dialokasikan adalah sebesar Rp711,51 miliar. Menteri Bahlil Lahdalia mengatakan usulan penambahan anggaran itu untuk mengejar target capaian investasi di 2022 sebesar Rp1,2 kuadriliun atau Rp1.200 triliun. "Dalam rangka memenuhi target Rp1.200 triliun, kita kemarin telah mengusulkan untuk penambahan [anggaran] sekitar Rp600 miliar. Pada rapat sebelumnya sudah kami laporkan juga tentang permohonan anggaran tersebut," ujar Bahlil pada Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (22/9/2021) Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Kejar Target Investasi Rp1.200 Triliun di 2022, BKPM Minta Tambahan Anggaran ", Klik selengkapnya di sini: https://ekonomi.bisnis.com/read/20210922/9/1445464/kejar-target-investasi-rp1...